Fun Fishing Udang Galah Pulau Besing 2026 : Bupati Sri Juniarsih Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kembangkan Potensi Ekonomi Kampung

img

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba memancing Udang Galah Pulau Besing 2026. (foto:sep/fn)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Suasana Dermaga Kampung Pulau Besing, Minggu (24/5/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga dan peserta memadati kawasan tepian sungai untuk mengikuti penutupan acara Fun Fishing Udang Galah Pulau Besing 2026, sekaligus sebagai upaya dalam memperkenalkan potensi wisata dan ekonomi Kampung berbasis perairan.

 

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir menutup kegiatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai agar populasi udang galah tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

 

Menurutnya, Kampung Pulau Besing merupakan salah satu daerah penghasil udang galah terbesar di Kabupaten Berau yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik di sektor perikanan maupun wisata alam.

 

“Kami harap kegiatan seperti ini sangat positif dan saya mendukung agar bisa menjadi agenda tahunan. Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan sumber daya alam dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak merusak habitat,” ujar Sri Juniarsih.

 

Ia menilai udang galah memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat kampung. Bahkan, komoditas tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

 

“Apalagi keberadaan udang galah ini termasuk komoditas yang bernilai tinggi. Di pasaran harganya cukup mahal dan banyak diminati. Ini bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

 

Tidak hanya itu, Sri Juniarsih juga melihat kawasan sungai dan perairan di Berau memiliki daya tarik wisata yang besar apabila dikelola secara maksimal. Keindahan alam, budaya masyarakat pesisir, hingga potensi hasil perikanan disebut dapat menjadi kekuatan baru sektor pariwisata daerah. Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga ekosistem sungai agar potensi tersebut tetap lestari dan bisa dinikmati dalam jangka panjang.

 

“Banyak potensi alam Berau yang luar biasa. Semua itu harus dijaga bersama agar tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Ia juga meminta adanya sinergi antara Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, pemerintah kampung, hingga kelompok masyarakat untuk mengembangkan potensi Pulau Besing secara lebih serius dan terarah.

 

Sementara itu, Kepala Kampung Pulau Besing, Supandi Paridana, mengatakan kegiatan Fun Fishing Udang Galah 2026 merupakan hasil kolaborasi pemerintah kampung bersama Asosiasi Pemancing Republik Indonesia atau APRI Berau. Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 81 peserta dari berbagai kalangan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

 

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung meriah. Kami berharap Fun Fishing Udang Galah ini bisa terus berlanjut setiap tahun dan menjadi agenda unggulan kampung,” ujarnya. Supandi mengaku kegiatan tersebut juga menjadi upaya memperkenalkan Pulau Besing kepada masyarakat luas. Selama ini, kata dia, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui potensi wisata dan perikanan yang dimiliki kampung tersebut.

 

“Selama ini orang lebih mengenal Tanjung Redeb, padahal Pulau Besing punya banyak potensi alam dan perikanan yang luar biasa. Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat semakin mengenal Pulau Besing,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan Fun Fishing Udang Galah 2026, Pulau Besing perlahan mulai menunjukkan potensinya sebagai kampung wisata perairan yang tidak hanya menawarkan hasil perikanan unggulan, tetapi juga pengalaman wisata alam yang khas di tepian sungai Berau. (sep/FN/Advertorial)